ibu,

ibuku sayang
ibuku sayang,

Dalam sebuah perjalanan kehidupan kita mengenal dan memiliki yang namanya ibu,ayah dan tuhan. tetapi kita sering lupa dan ingkar terhadap mereka, dikarenakan egoisitas akan dunia. harus di ketahui bersama kita lahir dan ada sampai sebesar ini dikerenakan cikal bakal dari mereka.

Mereka mempunyai peran penting dan pengaruh besar dalam kehidupan kita. jika harus diruntut, kita ini terbentuk dari cairan awal yang dinamai sperma (milikayah) dan kemudian menyatu dengan sel telur (milik Ibu). setelah keduanya menyatu didalam rahim terjadilah pertumbuhan awal dari kehidupan itu. Asupan gizi dan nutrisi yang kita peroleh berasal dari sumber makanan yang dimakan oleh ibu yang masuk melalui tali pusar kita.

Selama 9 bulan 40 hari itu terus berlangsung. dalam masa mengandung itu ibu sangatlah rentan terhadap penyakit yang datang. sehingga dalam hal ini peran ibu sangatlah besar. jika harus di bandingkan, kita mendapatkan satu sel dari ayah maka didalam tubuh ibu kita mendapat 49trilliun sel lagi.

Adakah hutang yang lebih besar dari ini? Dalam sebuah buku tertulis: “seorang anak bahkan berutang nyawa kepada ibu yang melahirkannya dan berhutang hidup kepada ayah yang membiayai hidupnya semenjak ia berada dalam kandungan. makaseorang anak tidak akan sanggup melunasi utang –utang itu dan karenanya ia tidak memiliki hak untuk membalas kemarahan orang tuanya. betapapun menyakitkan kemarahan itu. (mayan, hlm: 107)

lantas kenapakita sering melawan kepada mereka.? bukankah kita ini terbentuk dari cairan mani yang hina? lantas mengapa kita begitu sombongnya?

dalam hadist nabi muhammad pernah berkata kepada seorang sahabat yang bertanya, siapa yang harus saya hormati di dunia ini selain allah? nabi menjawab: ibumu, ibumu, ibumu, dan ayahmu. dari sini tampak bahwa penghormatan akan ibu harus lebih diutamakan diantara kedua orang tua kita. maka didalam al-Qur’an dikatakan: murka orang tua adalah murka allah.

Jelas keterkaitannya, disini allah mempunyai peranan penting dalam awal penciptaan kita, mulai dari mempertemukan ibu dan ayah kita, menimbulkan rasa cinta diantara meraka, menyatukan mereka dalam ikatan cinta yang halal sehingga terjadi penyatuan awal pembentukan kita tadi, semua atas izin dan pengawasan allah. Bahkan sampai sekarang kita bacapesan ini kita masih diberinya bernafas. lalu kenapa kita masih begitu sombongnya jalan dibumi allah ini?

berbaktilah kepada ibu dan ayah kita senangkanlah perasaan mereka sebelum mereka tiada, taatilah perintah mereka selama itu tidak menjerumus kepada kekafiran dan kemusrikan. karena kalau mereka sudah tiada, cuman doa yang bisa kita berikan kepada mereka.

Dan juga kita harus mengabdi dan menyembah allah sebagai tuhan sekalian alam dengan mengerjakan amal makruf nahi mungkar. hanya itu tidak banyak, karena dengan menjalankan itu insyaallah kita dapat menyadi hamba yang takwa. Berbakti kepada orang tua dan mengabdi kepada allah swt. Kerena Itu adalah bagian dari rasa sukur terdalam kita kepada mereka.
Selamat Hari Ibu.

By: mujahidin.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s